Saturday, November 13, 2010

DAFTAR PUSTAKA, CATATAN KAKI DAN KUTIPAN


1.      DAFTAR PUSTAKA (Bibiliografi)


Menurut Gorys keraf (1997:213) Daftar Pustaka  adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikiel, dan bahan-bahan penerbit lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan yang tengah dibuat. Bagi seorang cendikiawan daftar kepustakaan merupakan suatu hal yang sangat penting.
Salah satu fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan, untuk memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya, yang turut membantu kita pada saat membuat karangan ilmiah.
·         Unsur – Unsur Daftar Pustaka

1.    Nama Pengarang, yang dikutip secara lengkap
2.    Judul Buku, termasuk judul tambahannya
3.    Data Publikasi : penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan keberapa, nomor jilid, dan jumlah halaman buku tersebut.
4.    Untuk sebuah artikel diperlukan judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.

·         Contoh Penulisan Daftar Pustaka:

-       Hockett, Charles F.A Course in Modern Linguistics. New York : The Mac Millan Compani.1963.
-       Oliver. Robert T.. and Rupert L. Cortright. New Training for Effective Speech. New  York: Henry Holt and Company, Inc.,1958

Keterangan :
Nama belakang (keluarga)lebih dulu baru initial atau nama kecil. Kemudian gelar – gelar. Agar memudahkan penyusunan alfabetis.


2.    CATATAN KAKI (Footnote)

Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Fungsi Catatan kaki adalah untuk mencantumkan sumber tulisan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai penghargaan terhadap karya orang lain.

·         Unsur – Unsur Catatan Kaki

-       Untuk Buku

1.    Nama pengarang (editor, penterjemah), ditulis dalam urutan biasa, diikuti koma (,)
2.    Judul buku, ditulis dengan huruf capital ( kecuali kata-kata tugas ), digaris bawahi.
3.    Nama atau nomor seri, kalau ada.
4.    Data publikasi
(Jumlah jilid,Kota penerbitan,Nama Penerbit, Tahun penerbitan )

-       Untuk Artikel dalam Majalah / Berkala

1.    Nama Pengarang.
2.    Judul artikel diantara tanda kutip ( “…..”)
3.    Nama majalan, digarisbawahi.
4.    Nomor majalah jika ada.
5.    Tanggal penerbitan.
6.    Nomor halaman.

3.    Kutipan 

Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Kutipan sering kita pakai dalam penulisan karya ilmiah.Bahan-bahan yang dimasukkan dalam sebagai kutipan adalah bahan yang tidak/belum menjadi pengetahuan umum,hasil-hasil penelitian terbaru dan pendapat-pendapat seseorang yang tidak/belum menjadi pendapat umum.Jadi pendapat pribadi tidak perlu dimasukkan sebagai kutipan. 

 
Kutipan dibagi menjadi 2 macam :
  1. Kutipan Langsung
Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah.

2. Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung yaitu  mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
 
Kesimpulan :
Pembuatan tulisan Daftar Pustaka, Footnote, dan Kutipan adalah memberikan sumber informasi / refrensi pada buku, majalah,dsb. Mempunyai tujuan pernyataan penghormatan kepada orang yang pendapatnya dikutip,dan sebagai pembuktian akan kebenaran kutipan tersebut.
Daftar pustaka memberikan informasi / deskripsi yang penting tentang buku, majalah,dlsb secara detail. Catatan kaki (footnote) sebagai penulisan sumber hampir sama dengan daftar pustaka. Kutipan sebagai gagasan dari sumbernya yang dituliskan kembali pada karya ilmiah.

Sumber :
Seri diktat kuliah Bahasa Indonesia, Tri Wahyu R.N, Universitas Gunadarma.

No comments:

Post a Comment